Ragil Putra Bungsu

S l o w b u t S u r e

hari ini masih banyak kaki tergores
ketika langkah setapak demi setapak ku coba lalui dengan segala asamu
lihatlah..
mentari masih juga belum  benderang
ketika arah yang dilalui dia pikir mudah

masih ada secuil asa di gapai dengan seulas senyummu
yakinmu itu yang membuat pijakku masih melangkah
berkutat dengan segala rupa yang tersaji menanti..
aahh...
sudahi saja resahku
ketika gundah memeluk erat mengikat
kamu..

tak bisakah sejenak
kau tanggalkan warna bajumu?
entah kuning,biru,merah dan warna lain
untuk ulurkan tanganmu..
mereka tak butuh itu
ahh....
mungkin itu hanya pikirku
yang hanya berdiam diri
mungkin aku iri denganmu
yang mampu memberi

pasti sangat berarti

lewat hati..
Ku hanya punya secuil doa
untukmu para korban bencana
semoga terima adanya

Terima kasih telah memberiku gelap
Hingga aku sebisa mungkin mencari terang
Walau aku hampir tak bernafas karna pengap!

Terimakasih tak memberiku sinar
Hingga aku tertatih menapak penuh darah mencari sinar dari sebuah lilin
Meski ia kecil tapi sinarnya
memberi terang di malam gelapku...

Itu yang membuat lilin kecilku begitu berarti...,

Tentang Saya

Foto Saya
Ragil Putra Bungsu
Tak ada apa-apa hanya ada apa-apa... Hanyalah seorang buruh pabrik yang ingin menceritakan tentang hidup... dan hidup
Lihat profil lengkapku

Blog Archive

Katamu

Labels

Followers

Diberdayakan oleh Blogger.
iBlogger.web.id Aksesoris Blog by Moch. Iqbal Chahyadi