Ragil Putra Bungsu

S l o w b u t S u r e

Ketika sore...
"maaf kawan nanti malam aku terpaksa pergi dan tak bisa membawamu serta."
kata kepiting kepada mujair sahabatnya...
"Disini debit air semakin menurun drastis!..Lanjutnya.

"tak apa sahabat,mungkin aku harus meregang nyawa ketika rawa ini sudah tak berair." ujar mujair lirih
"kemarau akan memisahkan kita,aku harus bermigrasi untuk kelangsungan hidupku." lanjut kepiting..

'Aku akan merindukanmu."kata mujair
"Aku juu.....
Byur!!..
kepiting tak sempat melanjutkan kata katanya ketika jala manusia membelit tubuhnya..
"Lumayan dapat kepiting sama mujair,anak anakku msih bisa makan nanti malam."ujar manusia dalam hati..

0 komentar:

Posting Komentar

Kata adalah isi jiwa

Tentang Saya

Foto Saya
Ragil Putra Bungsu
Tak ada apa-apa hanya ada apa-apa... Hanyalah seorang buruh pabrik yang ingin menceritakan tentang hidup... dan hidup
Lihat profil lengkapku

Blog Archive

Katamu

Labels

Followers

Diberdayakan oleh Blogger.
iBlogger.web.id Aksesoris Blog by Moch. Iqbal Chahyadi